Antara Bromo dan Rinjani

Mereka berhadapan di antara selembar kertas. Yang satu memandang dengan tatapan bertanya, sedang yang lain memandang puas. Diambilnya kertas yang disodorkan Rinjani.
“Kenapa masih kosong?” tanya Bromo.
“Mana yang kamu pedulikan? Kalimat-kalimat yang ada di balik ‘tanda tanya’, di antara ‘titik-titik’, atau yang ada dalam sudut hatiku?” ia balas bertanya.
Tak ada jawaban hari itu. Dan Rinjani berlalu meninggalkan Bromo yang masih menyoroti ‘tanda tanya’ dan ‘titik-titik’-nya.

– LK –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s