The Long and Short of It

The WordPress.com Blog

Would you like some more Twitter in your WordPress? We got ya. As an update to our ever-popular Tweet embedding functionality we’re supporting Twitter’s new embed API to enable richer, better looking, and more functional Tweets inside your blog posts. To embed a Tweet just put a permalink to it on its own line or use our new shortcode that allows for extra formatting.


But wait, there’s more! Have you ever wished that when you’re on Twitter and come across a link to someone’s blog post, like this one, you could see a preview of the post without having to click on the link? Now you can, our friends at Twitter have made it so that all wp.me links can be previewed, including snippets of posts and photos, directly on Twitter.com. In addition to this being something I’ve personally wanted for a while, we think it’ll get a…

View original post 49 more words

Advertisements

Get Instant Feedback When You Publish

The WordPress.com Blog

For months we’ve been studying how, when and why people publish their posts, and what the common tasks are people perform afterwards. We know many of you immediately want to see what your post looks like, check for typos, and then share your post to social networks.

Starting today you’ll see a much improved design for giving you feedback and supporting how you work.

The first thing you’ll see, after your browser finishes telling WordPress.com you have a new post, is positive feedback your post was successful. We now notify you as soon as possible that everything went smoothly. At the same time, we’re loading your actual post to show you.

Once the post loads, which can take a few seconds, you can confirm it looks as you expected. If you find a typo in your post (which can be easier to spot in the published post, than on the…

View original post 277 more words

Fiction

Tubuhku yang berbalik lebih dulu. Beberapa detik setelahnya, kudengar gemerisik mantel yang menandakan bahwa ia juga bertindak sama seperti yang baru saja kulakukan. Tanpa pamit, ia mulai melangkah. Awalnya terdengar ragu, tapi di balik punggungku, ia berjalan kian yakin…kian jauh.

Tak perlu menunggu lagi, aku baru saja mengusirnya.

 

– LK –

Six and Seven

Bukan itu maksudku,

Masih terlalu dini untuk bisa mengerti..

Bisakah pikirkan kembali?

Kali ini pikirkan lagi dengan hatimu..

 

Pahami aku,

Pahami maksudku,

Pahami perasaan,

Juga keinginanku..

 

Jangan terburu-buru.

Hati ini butuh waktu,

beri dia waktu..

Hati ini butuh ruang,

beri sedikit ruang..

Untuk tersenyum,

Lalu tenang,

Hingga benar-benar sanggup melupakan semua hal yang menyakitkan..

Nov 29

Dua kutub yang telah lama berpisah, bertemu tanpa saling memandang. Tak ada sapa. Seperti orang asing yang bertemu orang asing lain.

Yang satu sakit dan tanpa sengaja menyakiti. Hingga saling meninggalkan dan memperkokoh diri dalam kebekuan, membatasi jarak dengan benteng amarah. Panasnya hamparan gurun bahkan tak lebih luas dari bentangan hawa dingin yang mereka tiupkan.

– LK –

A Rota

Ada banyak pengantar disana, meski tak banyak tangis menderu yang bisa didengar. Adik dan kakak yang masih tinggal pun melambai dengan kedipan mata yang sayup. Tamat adzan dan do’a, usai pula-lah tugas kami mengantar. Satu lagi sosok yang berpulang. Kakek yang belum benar-benar kukenal, namun akan banyak dirindukan. Dan kami meninggalkannya sendirian, karena yang selanjutnya hanya malaikat yang bisa kerjakan.

 

Kami masih menunggu giliran, tanpa tahu di nomor urut berapa kami berada.

 

Nov 21, 2011 (6. 45 p.m.)

– LK –