Yang Bisa Kukatakan

Lalu apakah kamu bangga dengan sikap dan perlakuannya yang kini menjadi jauh lebih baik terhadapmu? Apakah itu yang kamu sebut dengan perasaan bersalahnya? Atau kamu juga menganggap bahwa itu adalah tanda bahwa ia telah menyesal?

Sebagai wanita yang juga pernah dia bohongi, aku tidak akan pernah mau percaya lagi terhadap sikap dan perlakuannya โ€“ sekalipun jika semua itu memang sebuah kebenaran โ€“ karena dulu dia selalu mampu membuat sebuah dusta nampak seperti yang sebenar-benarnya. Kita tidak pernah tahu kali ini kebenaran atau kebohongan mana yang sedang dia tunjukkan, kita juga tidak pernah tahu dirinya yang mana yang kali ini sedang dia perlihatkan pada kita. Hati, perasaan, dan segala yang ada dalam jiwanya hanya miliknya dan milik Tuhannya, sayangnya aku sudah tidak tertarik untuk mengetahuinya.

Nikmatilah saja jika memang kamu menganggapnya begitu, dalam hatinya tidak seorangpun tahu.

ย 

– LK –

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s