Kau

Ada satu senja

Satu mentari
Satu nafas
Satu hati
Ada mimpi yang kulalui
Harapan
Juga luka yang menyingsing

Fajar membangunkan malam
Matamu menidurkan pedih
Tidak ada kata pergi
Kuharap hanya tetap tinggal
Seperti derasnya air yang takkan meninggalkan sungainya

Kasih adalah damba
Tapi aku tak pernah meminta
Kecuali hanya dirimu
Yang lebih dari sekedar makna
Lebih dari ribuan binar
Bahkan menggoda seperti intan dan permata

Jika aku wanita biarkan aku singgah
Dipeluk erat dalam hatimu
Disentuh hangat oleh senyummu

Aku hanya akan singgah
Kecuali kau memaksa
Aku akan hidup selamanya dalam apapun itu duniamu

-lk..

Advertisements

3 thoughts on “Kau

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s