Sinopsis : Monster – Episode 6

Sinopsis : Monster – Episode 6

Dimulai dengan kilasan dari episode sebelumnya, Byun Il Jae mengatakan pada hakim di pengadilam kalau Oh Seung Deok telah disuap oleh pihak Geukdong Electronics, karena pihak Dodo menemukan bukti rekaman tentang Oh Seung Deok yang memalsukan kematiannya sendiri . Pengacara Kang membantah dan mengatakan kalau pihak Dodo tidak bisa membuktikan dan itu hanyalah sebuah spekulasi. Saat hakim memutuskan untuk menunda putusan sidangnya, Gi Tan CS bersama Oh Seung Deok dan Detektif Park datang.

1

“Aku memiliki bukti yang kau butuhkan. Pria ini, adalah Oh Seung Deok. Dia mungkin terlihat berbeda, tapi dia adalah Oh Seung Deok.” Seru Gi Tan pada hakim.

Byun Il Jae langsung meminta hakim untuk membiarkan Oh Seung Deok menjadi saksi, tapi Pengacara Kang menolaknya dengan alasan Oh Seung Deok belum dijadwalkan untuk menjadi saksi, jadi Pengacara Kang meminta waktu sebelum mosi berikutnya.

2

Saat hakim sedang berdiskusi, Gi Tan memberikan sebuah amplop berisi bukti ponsel Oh Seung Deok dan meminta Byun Il Jae untuk memeriksanya. Ia membuka handphone dan entah darimana di riwayat panggilan ponsel itu ada nomor Pengacara Kang, Byun Il Jae menelepon ke nomor itu, dan mendekat pada Pengacara Kang yang kebingungan. Byun Il Jae meminta Pengacara Kang untuk mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya, ia kebingungan. Saat ia melirik ke arah Oh Seung Deok, Oh Seung Deok memberikan anggukan kecil yang membawanya pada flashback.

3

Pengacara Kang dan Oh Seung Deok bertemu. Seung Deok meminta Pengacara Kang untuk lebih hati-hati untuk tidak meninggalkan pesan teks pada ponselnya. Flashback end.

Di ruang sidang, karena melihat Pengacara Kang yang kebingungan dengan suara ponselnya, hakim juga ikut meminta Jaksa Penuntut Kang untuk membuka tasnya.

4

Setelah mengingat pertemuannya dengan Oh Seung Deok, Pengacara Kang terlihat lebih santai. Ia mengeluarkan ponsel dari dalam tasnya dan menunjukkannya pada Byun Il Jae. Saat Byun Il Jae mematikan panggilan, dering ponsel Pengacara Kang juga ikut mati.

“Mengapa Oh Seung Deok menyimpan nomor ponsel jaksa penuntut?” tanya Byun Il Jae pada hakim (yang sebenarnya nggak usah juga dijawab oleh hakim, hahaha).

Pengacara Kang langsung bangkit dan mengatakan kalau semua yang sedang dibicarakan Byun Il Jae tidak bisa dijadikan sebagai bukti. Pengacara Kang tidak tahu kalau pria itu adalah Oh Seung Deok dan dia memang pernah berbicara dengan Han Cheol Min mengenai kasus yang lain.

“Dodo Group berspekulasi tentang sesuatu. Aku sedang dibuntuti sekarang.” Kata Byun Il Jae membacakan semua isi pesan teks dalam ponsel itu. Pengacara Kang dan Oh Seung Deok saling berpandangan kaget.

5

“Pergi bersembunyi di suatu tempat yang jauh untuk saat ini. Aku akan mencari satu tempat setelah ita selesai dengan persidangan. Ini adalah pesan teks antara Oh Seung Deok dan jaksa penuntut.” Byun Il Jae melanjutkan membaca pesan teks itu.

Oh Seung Deok membantah, mengatakan kalau dia tidak pernah mengirimkan pesan seperti itu. Byun Il Jae tidak peduli lagi dan memberikan ponsel itu sebagai barang bukti pada hakim. Pengacara Kang sudah sangat kesal dan kalah telak.

6

Do Gun Woo memandang pada Kang GI Tan, begitu juga Oh Soo Yeon yang merasa menang. Akhirnya hakim memutuskan kalau kasus sengketa paten telah selesai dan Group Dodo yang memenangkannya. Soo Yeon dan Gi Tan terlihat senang sampai mereka meloncat-lonjat dan berpelukan di ruang sidang. Begitu juga Soo Tak yang mencoba memeluk Sung Ae tapi Sung Ae tidak mau *hahaha*

Do Gun Woo dan timnya hanya diam dan merasa kesal. Gwang Woo bertepuk tangan karena Dodo berhasil memenangkan persidangan ini. Manager Moon akhirnya juga puas. Byun Il Jae memberikan senyumnya pada GI Tan seolah dia sedang berterima kasih tapi juga kebingungan bagaimana bisa Gi Tan memecahkan kasus ini.

7

Setelah usai sidang, Byun Il Jae bertemu Pengacara Kang dan mengatakan kalau Pengacara Kang dan Geukdong harus bersiap-siap karena mereka akan dikenakan denda atas tindakan kriminal mereka. Pengacara Kang langsung memandang Oh Seung Deok dengan kesal, tapi Seung Deok masih saja membantah kalau itu bukan dia yang mengirim pesan teks yang seperti itu.

Pengacara Kang menyebut Oh Seung Deok ebagai orang bodoh dan seharusnya ia langsung menghapus semua pesannya.

“Apakah kau mendapatkan pesan itu?” tanya Oh Seung Deok aneh. Byun Il Jae lalu memandang ke arah Kang Gi Tan.

Saat Oh Seung Deok dan Pengacara Kang pergi, Byun Il Jae bertanya pada GI Tan apakah dia yang mengirimkan pesan teks itu dan memang Gi Tan yang mengirimkannya. Flashback saat Kang Gi Tan masih di kantor polisi, saat detektif Park memberika daftar panggilan dari telepon Oh Seung Deok.

8

Gi Tan mengirimkan pesan-pesan pada semua nomor yang ada di riwayat panggilan Oh Seung Deok  dari ponsel Oh Seung Deok. Dan ternyata ponsel Pengacara Kang yang membalas pesan itu. Kang Gi Tan menjelaskan itu pada Byun Il Jae dan Byun Il Jae memuji Gi Tan yang luar biasa. Saat mereka sedang berbicara, Il Jae menerima telepon dari DO Gwang Woo yang mengatakan ingin menemui Kang Gi Tan. Di kantornya, Gwang Woo mengatakan pada Gi Tan untuk ‘jangan pernah berpikir untuk lepas dari pandanganku’ *uhhh*

Sekretaris Gwang Woo mengatakan kalau itu artinya Gwang Woo akan menjadi pelindungnya. Gi Tan berterima kasih pada Gwang Woo dan merasa sangat terhormat. Byun Il Jae hanya memandanginya.

9

 

Kang Gi Tan mengingat lagi saat bibinya memperkenalkan DO Gwang Woo pada Byun Il Jae saat upacara kematian orang tua Gi Tan. Bibinya dan Gwang Woo juga sempat membicarakan masalah investasi. Kemudia Gi Tan mengingat lagi saat Goo Joo Tae memberitahunya mengenai Group Dodo yang merencanakan sesuatu dengan Byun Il Jae untuk segera menyingkirkan Gi Tan.

“Sekarang Kang Gi Tan akan bekerja sebagai karyawan tetap disini.” Kata Gwang Woo. Il Jae mengingatkan kalau Gi Tan masih harus melewati sebuah pelatihan di luar negeri, tapi Gwang Woo mengatakan kalau itu tidaklah penting karena dia sudah menyelamatkan Dodo Group.

Seorang Direktur mengatakan kalau seleksi ini diawasi dengan sangat ketat oleh Ketua Do, tapi Gwang Woo mengatakan kalau Gi Tan toh nantinya juga akan lulus. Gwang Woo akhirnya mengalah dan menyemangati Gi Tan kalau dia akan lulus dengan nilai yang sangat baik. Direktur tadi meminta Byun Il Jae untuk menulis laporan dan surat permintaan maaf karena dia telah hampir ‘mencelakakan’ Group Dodo dalam persidangan. Gwang Woo memintanya untuk bekerja secara profesional dan tidak hanya membual (karena kan sebelumnya dia optimis kalau Dodo akan menang dalam persidangan dengan strategi yang dia buat).

“Apakah kau bekerja dengan mulutmu? Memangnya kau seekor burung pelatuk?” tanya Gwang Woo. Il Jae manyun manyun tidak suka dengan hinaan DO Gwang Woo.

10

Kang Gi Tan yang melihat itu lalu mengambil kesempatan untuk membela Byun IL Jae.

“Strategi yang kita gunakan untuk menangkap Oh Seung Deok berdasarkan perintah Direktur Byun.” Kata Kang Gi Tan.

Il Jae langsung kaget. Gwang Woo bertanya pada Gi Tan apakah hal itu benar, sementara Direktur yang satu lagi (yang belum tahu siapa namanya) melirik kaget pada Il Jae. Gwang Woo beralih dan bertanya langsung pada Byun Il Jae. Tapi Byun Il Jae hanya menjawab kalau ia akan menulisakan rinciannya dalam laporannya.

Gwang Woo meminta Il Jae untuk melupakannya dan menegur kenapa Il Jae tidak mengatakan hal itu sebelumnya (makanya dia jadi harus marah-marah).

11

Usai meeting, Byun Il Jae memanggil Kang Gi Tan. Dia bertanya banyak pada Gi Tan tentang motif kenapa dia mengatakan hal yang seperti itu pada Do Gwang Woo dan jangan berharap kalau dia akan berterima kasih pada Kang GI Tan karena telah berbohong untuknya. Gi Tan mengatakan kalau ia ingin bekerja di bawah Byun Il Jae karena ia percaya kalau dia tidak akan membuang masa mudanya dengan bekerja untuk Byun Il Jae. Byun Il Jae mengatakan kalau Gi Tan harus menyelesaikan misi terakhir dan berharap GI Tan akan menjadi yang terbaik. Gi Tan mengatakan kalau ia akan melakukan yang terbaik.

Pada evaluasi nilai personal, Kang GI Tan berada di urutan pertama, Yoo Sung Ae di urutan kedua, Do Gun Woo urutan ketiga. Soo Yeon, Nan Jeong dan Soo Tak juga terlihat senang. Manager Moon mengumumkan kalau delapan terbaik yang akan dikirim untuk pelatihan diluar negeri. Mereka diharuskan untuk bertemu di Lounge bandara pada hari ini. Gi Tan dan Gun Woo saling bertatapan seolah mereka akan memulai lagi persaingan mereka. Sung Ae menatap Gi Tan seperti mencurigai sesuatu tapi kemudian ia pergi saat Gi Tan memandanginya.

12

Di sarana olahraga, Sung Ae berlari di atas treadmill. Atasannya kemudian datang dan berlari di sebelahnya. Dia bertanya kapan Sung Ae akan dikirim untuk pelatihan di luar negeri. Setelah menjawab, Sung Ae lalu bertanya apakah atasannya telah mencari tahu latar belakang Kang GI Tan, karena Sung Ae mencurigai Gi Tan yang terlihat seperti seorang yang profesional.

“Badan Intelijen Nasional mengirimmu untuk mencari tahu. Tulis laporan tentang semua yang kau ketahui.” kata atasannya dan ia pun pergi meninggalkan Sung Ae yang kesal.

13

 

Byun Il Jae mendatangi Gun Woo yang sedang minum. Gun Woo yang sepertinya sudah mabuk lalu bertanya apakah Kang Gi Tan sudah bertemu dengan Ketua, Byun Il Jae malah bertanya balik apakah hal itu mengganggu Do Gun Woo.

“Aku tidak ingin menemuinya, tapi aku merasa tidak baik jika Kang Gi Tan telah bertemu dengannya.” Kata Gun Woo.

Byun Il Jae mengatakan kalau Gun Woo tidak perlu kecewa. Tapi Gun Woo tidak sedang kecewa dan malah merasa kalau semuanya semakin menarik dan dia akan benar-benar mengalahkan Kang GI Tan.

14

Gi Tan sedang mendonorkan darahnya untuk penelitian vaksin. Ia meminta Chae Ryung untuk meneliti latar belakang Do Gun Woo. Bagaimana Gun Woo hidup di Amerika dan menemukan apapun yang bisa Chae Ryung dapatkan mengenai dia. GI Tan ingin tahu kenapa Gun Woo memihak pada Byun Il Jae.

“Kau memberi kami darahmu yang berharga, kami harus melakukan apa yang kau katakan.” Kata Chae Ryung menuruti perintah GI Tan.

Delapan besar peserta sudah sampai di Hainan untuk pelatihan mereka. Kim Hae Il dan Soo Tak berada dalam satu kamar. Park Soo Hee (anak direktur Dodo yang sombong itu) dan Hong Nan Jeong juga berada dalam satu kamar, Soo Yeon dan Sung Ae satu kamar dan tentu saja sisanya adalah Gi Tan dan Gun Woo.

Gi Tan akan protes tapi Gun Woo yang lebih dulu meminta ganti teman satu kamarnya, sedangkan Soo Hee juga ingin memakai kamar sendirian dan akan membayar selisihnya. Manager Moon langsung marah-marah dan mengingatkan mereka kalau mereka kesini bukan untuk berlibur. Mereka semua belum diterima dan hanya 5 dari mereka yang akan diterima. Instruktur Mo memberitahu mereka untuk bangun jam 6 besok pagi sambil membagikan kunci kamar untuk masing-masing dari mereka.

“Aku adalah orang yang sensitif, jadi kau harus berhati-hati.” Kata Gun Woo.

“Apakah aku sudah memberitahumu kalau aku berjalan sambil tidur? Aku mungkin akan mencekikmu. Jangan membuatku marah jika kau tidak ingin mati.” Balas Gi Tan tak kalah sengit.

15

Di kamarnya, Soo Yeon merasa senang karena dia berada di tempat mewah seperti hotel itu. Dia bertanya-tanya apakah dirinya sedang bermimpi. Soo Yeon berjalan ke balcon dan merasakan udara yang sejuk dari sana, apalagi view citylight yang benar-benar menakjubkan. Saat Soo Yeon mencoba ranjang tempat tidurnya, ia berkata pada Sung Ae yang tengah mencoba untuk tidur bahwa dia senang bekerja untuk perusahaan yang besar dan bisa merasakan tempat yang mewah. Sung Ae masih mencoba tidur dan hanya menyuruh Soo Yeon untuk segera tidur.

“Ini akan bagus sekali kalau adikku ada disini.” Gumam Soo Yeon. Lalu dia bangun lagi dan bertanya pada Sung Ae apakah ia memiliki seorang adik atau kakak laki-laki. “Setelah kuingat-ingat, kau tidak pernah membicarakan dirimu sendiri.”

Sung Ae langsung membuka matanya dan mendelik marah pada Soo Yeon. Soo Yeon lalu minta maaf dan berkata kalau dia akan pergi tidur.

16

Gun Woo dan Gi Tan berdebat tentang lampu. Gi Tan tidak bisa tidur kalau lampunya mati sedangkan Gun Woo sebaliknya. Tapi Gun Woo tidak peduli dan mematikan lampu. Saat ia mencoba tidur, lampu menyala dan Gi Tan sudah duduk di tempat tidurnya dengan wajah yang menyeramkan sampai Gun Woo kaget. Hahaha.

“Aku benci suasana gelap karena aku memiliki trauma. Jangan pernah membuatku marah.” Kata Gi Tan.

“Ingatlah semua yang telah kau lakukan kepadaku sejauh ini. Aku akan memastikan aku akan membalasmu.” Balas Gun Woo akhirnya mengalah dan mengambil sebuah penutup mata (bukannya daritadi hahaha). Mereka tidur dan saling membelakangi.

17

Saat pagi tiba, Gi Tan senyum-senyum sendiri seolah ia memeluk seseorang yang disukainya. Saat ia membuka mata ia malah melihat Do Gun Woo di depannya. Posisi tidur mereka berubah dan kemudian mereka saling meneriaki satu sama lain.

Semua peserta jogging di pagi hari. Manager Moon mengizinkan mereka melakukan apapun di pagi hari ini dan berkumpul pada jam 2 siang nanti. Mereka semua senang dan menghabiskan waktu dengan bermain voli pantai, bermain seluncur air di kolam renang dan berjalan-jalan.

Park Soo Hee yang tidak suka dengan Oh Soo Yeon lalu berkata pada Yoo Sung Ae kalau Soo Yeon itu miskin sekali karena dia tidak pernah naik pesawat dan pergi keluar negeri. GI Tan dan Gun Woo juga mendengarkan itu. Sung Ae diam saja tidak menjawab Soo Hee. Soo Hee yang melihat Gun Woo lalu mengajak Gun Woo berfoto dengan selfie sticknya tapi Gun Woo malah merasa malu dengannya dan pergi. Kang GI Tan menabrak Soo Hee dengan sengaja sampai Soo Hee berteriak.

“Maaf karena aku miskin.” Kata Gi Tan padanya. Soo Hee jadi semakin kesal.

18

Dalam pertemuan, mereka semua diberikan semua file daftar semua pengusaha yang ada di Cina. Pelatihan kali ini adalah untuk menguji kemampuan berbisnis internasional mereka. Mereka akan memilih produk yang dibuat Group Dodo dan kemudian menjualnya pada pengusaha yang mereka pilih. Instruktur Mo kemudia mengatakan pada mereka kalau akan ada sebuah pesta dansa dimana semua aktifitas bisnis akan dilakukan disana dan mereka akan berlatih dansa. Semua peserta wanita maju dan memilih partner bedansa mereka. Soo Yeon memilih Gi Tan yang sebelumnya mengatakan untuk tidak terus menerus mengikutinya, tapi Soo Yeon mengatakan kalau dia tidak ingin memilih Gun Woo dan merusak segalanya. Hahaha.

19

“Ada berbagai senjata yang dilakukan saat berbisnis. Dan menari adalah strategi yang paling efektif untuk merusak kewaspadaan lawan.” Kata Manager Moon di tengah latihan dansa mereka.

Oh Soo Yeon hampir jatuh saat berdansa. Instruktur Mo lalu mengoreksi gerakan Soo Yeon dan membenarkannya.

“Jika kau menghalangiku untuk mendapatkan hadiah dari ketua, kau akan menanggungnya.” Ancam Gi Tan.

“Uang itu milikku, jadi jangan bermimpi mendapatkannya.” Balas Soo Yeon di tengah latihan mereka.

Do Gun Woo yang sedang berlatih bersama Sung Ae malah terus menerus melihat ke arah Gi Tan dan Soo Yeon. Sung Ae menegurnya dan menyuruhnya untuk fokus. Instruktur Mo mengatakan untuk berganti pasangan, dan kali ini Soo Yeon berdansa dengan Gun Woo. Gun Woo menduga kalau Soo Yeon berpikir bahwa Gi Tan akan mengalahkannya. Tapi Soo Yeon membenarkan karena Gi Tan telah mengalahkannya dalam misi terakhir.

20

“Bagaimana jika aku menang?” tanya Gun Woo.

“Kau tidak akan bisa mengalahkan dia.” Jawab Soo Yeon.

“Apa yang akan kau lakukan jika aku mengalahkan dia?” tanya Gun Woo lagi dan Soo Yeon menjawab dengan kalimat yang sama.

Gun Woo lalu mengajaknya untuk bertaruh. Ia mengatakan 1000 dolar, Soo Yeon tidak mau. Gun Woo menaikkan taruhannya sampai 4000 dolar dan Soo Yeon menyuruhnya untuk bangun (dari mimpinya). Soo Yeon menantang kalau ia berani bertaruh untuk 100.000 dolar. Gun Woo mengatakan dia sudah gila. Soo Yeon menantang apakah Gun Woo takut dan jika memang takut maka mereka harus melupakannya.

Gun Woo akhirnya menyetujui taruhan itu. Soo Yeon mengejeknya kalau Gun Woo akan tinggal di rumah sewa yang murah karena dia yang akan menang. Jika Gun Woo tidak bisa membayarnya, dia harus menjadi budak Oh Soo Yeon. Gun Woo mengatakan kalau hal itu terdengar lebih menarik lagi. Dan begitu seterusnya mereka berdebat sambil berlatih dansa.

21

Sama seperti Gun Woo sebelumnya, Gi Tan juga terus menerus melihat ke arah Soo Yeon yang sedang berdansa dengan Gun Woo. Sung Ae menegurnya juga.Tapi Gi Tan kemudian melihat ke arah Sung Ae dan mengatakan kalau dia sedang fokus.

Pada malam hari, sebuah faximille datang kemudian seluruh telepon yang ada di setiap meja berdering. Lampu ruangan menyala dan seseorang mengangkat telepon. Ia kemudian kaget dan mendapatkan berita mengenai obat palsu.

Pagi harinya pemberitaan mengenai obat generik Cina sudah sudah tayang. Obat generik Cina itu sudah menyebar luas di pasar sedangkan jumlah ekspor dari Dodo Pharmaceutical sudah menurun. Dan semua pemberitaan itu membuat saham Dodo menurun.

22

Ketua Do menonton pemberitaan itu di  ruangan meeting beserta para direksi. Ia kemudia melempar remote dan bertanya siapa yang bertanggung jawab  untuk masalah itu. Gwang Woo menjawab kalau mereka sedang menyelidikinya. Ketua Do bertanya butuh berapa lama, apakah mereka akan menunggu Dodo bangkrut baru menemukan siapa pelakunya. Gwang Woo meminta maaf . Ketua Do tidak ingin permintaan maaf dan hanya ingin tahu siapa yang melakukannya.

Saat Ketua Do meminta pil untuk penyakitnya, Byun Il Jae datang dan memberitahu kalau ia sudah menemukan pelakunya yang adalah seorang pria yang bernama Michael Chang yang ada di Hainan, Cina. Salah satu direktur mengetahui kalau Michael Chang adalah seorang pengedar obat palsu yang keberadaannya sangat sulit ditemukan, bahkan pihak Cina sendiri sulit untuk menemukan bukti untuk menangkapnya. Byun Il Jae mengatakan ia akan membentuk tim dan mengirimkannya ke Hainan. Gwang Woo ngomel-ngomel dan mengatakan kalau dia sendiri yang akan pergi ke Hainan.

23

 

Tapi sayangnya Ketua Do tidak mempercayainya dan mengizinkan Byun Il Jae untuk pergi bersama tim yang akan dibentuknya. Ketua DO juga ingat kalau Moon Tae Gwang juga sedang berada di Cina, juga Kang Gi Tan, Ketua Do menilai kalau Gi Tan terlihat lebih baik daripada tim SPD mereka. Ketua Do meminta Il Jae untuk mengerjakan misi ini bersama-sama dengan Moon Tae Gwang.

Di Cina, Moon Tae Gwang dan peserta pelatihan sedang membahas tentang latar belakang Michael Chang (yang ganteng abis).

24

“Dengan dana ilegal yang dia dapatkan dari obat palsu, dia membeli hotel, real estate dan bahkan kasino.” Jelas Manager Moon. “Dia terkenal di Cina karena bisa mendapatkan kekayaan dengan sangat cepat.”

Gi Tan melihat video yang diputarkan dan mengenal Michael Chang. Dia dan Chae Ryung pernah melihat Michael Chang yang sedang bertarung (atau pertandingan boxing ya?).

25

 

Saat itu Chae Ryung menjelaskan kalau Michael Chang mendominasi dunia bawah tanah Hainan hanya dalam setahun dan langsung pergi ke Cina daratan. Chae Ryung menjelaskan kalau Michael Chang adalah seorang yang sangat menakutkan, jadi sebaiknya Gi Tan tidak perlu berurusan dengannya. Gi Tan dan Chae Ryung sama-sama melihat kemampuan Michael dalam bertarunghingga dia memenangkan pertarungan itu. Flashback end.

Manager Moon masih menjelaskan. Tidak ada banyak informasi yang bisa diakses mengenai Michael Chang. Sebagian besar hanya tahu kalau Michael mahir berbicara bahasa Cina, Jepang, Inggris dan Korea. Michael juga seorang playboy yang terkenal memiliki skandal dengan banyak aktris Cina (yaiyalah ganteng gitu).

“Dan yang terakhir, kita tahu bahwa dia sangat kaya.” Tambah Manager Moon.

Nan Jeong berbisik pada Soo Hee kalau Michael Chang adalah seorang yang tampan, tapi Soo Hee menyayangkan kalau Michael adalah seorang penjahat. Pemerintah Cina sudah mencoba untuk menyelidikinya tapi mereka tidak bisa menemukan letak pabriknya dan gagal menangkapnya, sedangkan tugas mereka adalah untuk mencari tahu pabrik dimana obat palsu itu dibuat.

Sung Ae bertanya tentang rencana spesifik apa yang bisa mereka gunakan. Manager Moon menjelaskan kalau mereka memiliki dua strategi; yang pertama adalah memasang lonceng di leher kucing atau menggunakan sesuatu yang oleh orang Cina dianggap sangat penting, hubungan.

“Kita akan menggunakan hubungan, juga disebut ‘Guanxi’, untuk mendekatinya.” Kata Manager Moon.

Soo Yeon bertanya bagaimana mereka bisa memasangkan lonceng pada Michael. Kita lalu diperlihatkan kamar ganti Michael Chang dimana jas, jam tangan mahal, dan pin dasi yang terlihat mahal.

26

“Michael selalu memakai pin yang sama pada dasinya.” Manager Moon memiliki satu pin yang sama dengan yang dimiliki Michael yang di dalamnya terdapat peralatan khusus dengan camera. “Yang perlu kita lakukan adalah menukar pin ini dengan yang dia pakai.”

Soo Tak bertanya bagaimana dengan ‘Guanxi’. Manager Moon menjelaskan kalau Michael suka bermain mahjong. Dia juga sangat kompetitif dan akan menantang siapapun yang bermain dengan baik sampai dia menang.

“Seseorang yang labih berbakat bermain mahjong dibandingkan Michael akan bisa mendekat kepadanya.” Pikir Gun Woo.

Manager Moon membenarkan dan mengatakan kalau setelah itu mereka bisa menjadi mitra dalam membuat obat untuk menemukan pabriknya. Instruktur Mo gantian berbicara dan memberi tahu peserta kalau Michael Chang diundang ke sebuah pesta yang diadakan konsulat mereka malam ini dan karena agen SPD Dodo baru akan datang besok, jadi mereka yang akan menghadiri pesta itu malam ini. Beberapa orang kaget tapi ini adalah perintah dari ketua dan siapa yang berhasil dalam misi ini maka dia akan menjadi kandidat final.

27

 

28

Semua peserta terlihat sedang bersiap-siap. Gun Woo mengatakan pada Gi Tan untuk tidak berusaha  terlalu keras karena Gun Woo tidak akan membiarkannya menang kali ini. Gi Tan malah menyebut Gun Woo sebagai seorang pecundang.

29

Datang-datang, Soo Yeon dengan riasan yang aneh, juga gaun yang aneh langsung menyita tawa peserta yang lain. Soo Yeon mendekati Gi Tan dan bagaimana penampilannya.

“Aku ingin mati.” Kata Gi Tan. Hahaha.

“Aku mengambil yang paling mahal dari semuanya.” Kata Soo Yeon.

“Wow. Kau benar-benar menonjol, Soo Yeon.” Ledek Gun Woo.

30

Datang Sung Ae yang langsung menyita perhatian Soo Tak dengan gaun  hitamnya. Gun Woo langsung menyimpulkan kalau Gi Tan kalah.

Tanpa bicara apapun, Gi Tan menari pergi Soo Yeon ke ruang ganti dan marah-marah kalau Soo Yeon tidak pernah pergi kencan. Gi Tan menyuruhnya melepaskan bunga-bunga di atas kepalanya, dan merobek beberapa bagian dari gaunnya.

“Ini baru lebih terlihat seperti gaun. Yang kau pakai tadi adalah karung.” Kata Gi Tan sambil menyuruh Soo Yeon bercermin.

Gi Tan juga memberitahu dandanan Soo Yeon sangat berantakan dan akan membersihkan beberapa sisi make upnya. Soo Yeon sempat menolak tapi akhirnya dia bersedia walaupun dia malah menjadi canggung dengan Gi Tan yang memegang wajah dan bibirnya.

31

 

32

“Sekarang kau terlihat pantas.” Katanya.

“Sebaiknya aku tidak terlihat mengerikan.” Kata Soo Yeon.

“Percayalah padaku.” Jawab Gi Tan.

“Kau adalah orang terakhir yang bisa aku percaya.” Kata Soo Yeon jaim.

Ini adegan seharusnya romantis nih. Hahaha. Tapi cukup apalagi dengan sountrack lagunya Zia. Gi Tan masih belum cukup puas dan masih merasa harus melakukan sesuatu dengan rambut Soo Yeon, Gi Tan lalu mengacak-acak (dengan lembut) rambut Soo Yeon yang keriting-keriting gimanaa gitu. Gemes deh hahaha.

33

Soo Yeon dan Gi Tan datang sedikit terlambat dibanding dengan peserta yang lain. Gun Woo kaget melihat perubahan dandanan Soo Yeon, apalagi Soo Tak yang bahkan bertanya apakah Soo Yeon selalu terlihat cantik seperti itu.

Manager Moon memulai membagikan tugas pada mereka semua dan bertanya siapa yang bisa bermain mahjong. Gun Woo dan Gi Tan. Gun Woo memenangkan kompetisi mahjong secara online sedangkan Gi Tan belajar kepada seorang ahli dari Cina. Dan terpilihlah mereka berdua untuk bermain melawan Michael Chang.

Oh Soo Yeon dan Yoo Sung Ae mendapat tugas untuk memasangkan lonceng pada kucing. Masing-masing dari mereka diberikan pin dasi yang sama yang sebelumnya dijelaskan kalau terdapat camera didalamnya. Manager Moon berpesan kalau salah satu di antara mereka harus ada yang berhasil.

34

Saat sarapan, Hwang Ji Soo mengatakan kalau pamannya sangat kejam karena mengirim Byun Il Jae setelah sidang. Tapi Byun Il Jae mengatakan kalau pekerjaan ini penting, jadi dia sendiri yang menawarkan diri. Byun Il Jae lalu bertanya pada ayah mertuanya yang terlihat terganggu oleh sesuatu dalam pikirannya.

“Apa kau tahu anggota kongres Park Soo Jong yang baru-baru ini meninggal karena serangan jantung?” tanya Hwang Jae Man. Byun IL Jae merasa kasihan karena Park Soo Jong masih muda. “Akan ada pemilihan untuk mengisi posisinya, dan aku perlu untuk memilih seorang kandidat. Terlalu banyak orang yang berminat.” Jelas Hwang Jae Man.

Byun Il Jae mengatakan kalau itu sudah tidak aneh. Tapi partai Hwang Jae Man adalah yang disukai oleh konstituen, jadi siapapun calonnya maka itu akan menang. Tapi Hwang Jae Man mengatakan kalau tidak ada kandidat yang satu frekuensi dengannya jadi dia akan dipusingkan dengan masalah seperti itu. Hwang Ji Soo mencalonkan diri, membuat ayah dan suaminya terkejut.

35

 

“Kau tahu itu adalah impianku sejak aku masih kecil. Aku seorang profesor dari perguruan tinggi dan putri dari perwakilan partai.” Jelas Ji Soo.

Byun Il Jae sepertinya ingin mencegah Ji Soo tapi ternyata ayahnya mendukungnya dan itu akan menjadi langkah yang ideal, apalagi Hwang Jae Man akan mendapatkan banyak keuntungan. Hwang Ji Soo senang karena ayahnya akan mencalonkan dirinya dan dia pasti akan bisa melakukan yang terbaik. Di tengah makan, Ketua Do menelpon Hwang Jae Man dan sepertinya dia meminta untuk bertemu.

Hwang Jae Man datang ke rumah Ketua Do yang ternyata juga memiliki tamu yang adalah anggota Kongres. Hwang Jae Man sepertinya mengenal pria itu dan terlihat mereka tidak memiliki hubungan yang baik. Tapi Ketua Do begitu ramah padanya dan mengatakan kalau mereka harus lebih sering bertemu.

Ternyata Ketua Do meminta Hwang Jae Man untuk mencalonkan anak dari anggota Kongres Jang (pria yang tadi) sebagai calon dalam pemilihan. Ketua Do menjelaskan kalau dia ingin Shin Young (anak perempuannya) menikah dengan anak dari anggota Kongres Jang.

36

 

“Apa kau mengatakan kalau kalian berdua akan menjadi besan?” tanya Hwang.

Ketua Do bertanya pada Tuan Gong yang memberitahu kalau Shin Young pulang pada tanggal 8 bulan depan dan meminta Hwang untuk mencalonkan anak dari Kongres Jang sebelum itu.

“Aku dan Jang Sam Sik kurang akrab. Kau juga sangat tahu. Haruskah kau melakukannya sampai sejauh ini hanya untuk mengawasiku? Aku bisa dengan bangga mengatakan bahwa aku tidak pernah membantah keinginanmu. Aku menghargaimu jika kau akan mendukungku sekali sekali…” kata Hwang tapi kemudian Ketua Do menimpali.

“Apa kau berpikir bahwa kau sangat hebat sampai aku harus melakukan sesuatu untuk mengawasimu? Aku mungkin tidak cukup kuat untuk menjadikan seseorang presiden, tapi jika aku memutuskan untuk melakukannya aku bisa merusak peluang dari seorang calon presiden. Aku berharap kalau itu bukan kau.” Kata Ketua Do seolah mengancam Jae Man yang memang memiliki tujuan untuk menjadi seorang presiden. “Kami sangat bahagia dan damai. Jangan merusak itu. ‘Mengawasi seseorang’ bukanlah kalimat yang sesuai untuk kita.” Lanjutnya.

37

 

Hwang akhirnya mengatakan dia menjadikan putrinya, Ji Soo, sebagai kandidat. Ketua Do seperti tidak mempercayainya. Hwang Jae Man lalu berdiri  dan meminta Ketua Do untuk mengingat hal itu. Dia memberi hormat lalu pergi keluar ruangan.

“Aku membesarkan anjing gembala yang berpikir bahwa dia serigala.” Dia menertawakan Hwang Jae Man yang sedang menantangnya. Ketua berpesan pada Tuan Gong untuk memberitahu Shin Young supaya pulang sebelum tanggal 8.

38

 

Tanpa sengaja Tuan Gong mendengar pembicaraan Ji Soo dan Nyonya Do di ruang makan. Nyonya Do memberitahu JI Soo kalau ‘wanita itu’ memiliki seorang putra. Nyonya Do meminta Ji Soo untuk memelankan suaranya dan bertanya apakah Il Jae tidak mengatakan apapun padanya. Ji Soo tidak mendengar apapun dari Il Jae. Nyonya Do memuji Il Jae yang bisa menjaga rahasianya. Nyonya Do mengatakan kalau semua itu bisa mengacaukan posisi mereka. Ji Soo ketakutan bagaimana jika wanita itu datang kembali bersama anaknya, Nyonya Do mengatakan kalau wanita itu sudah meninggal belum lama ini dan anaknya adalah seorang pecandu narkoba yang tinggal di daerah kumuh. Jika Ketua Do mengetahui wanita itu sedang hamil, dia tidak akan membiarkan Nyonya Do mengusirnya. Saat sedang mendengarkan semua itu, Tuan Gong malah dipanggil Ketua Do dan kedua wanita itu langsung menutup mulut mereka.  Ketua memerintahkan Tuan Gong untuk mencari tahu apa yang terjadi di Hainan. Tuan Gong menurut sambil memikirkan apa yang baru saja dia dengarkan.

39

 

Di Hainan, pada acara pesta, Soo Tak dan Soo Hee menyamar menjadi waitress dan memberikan beberapa minuman pada para tamu. Gi Tan, Soo Yeon, dan Gun Woo membaur dan berbincang bersama tamu yang lain. Soo Hee ngomel-ngomel kenapa dia ditugaskan untuk sesuatu yang seperti ini dan bukannya untuk sesuatu yang glamour. Instruktur Mo dan Manager Moon mengawasi mereka dari camera cctv dan meminta Soo Hee untuk menjaga mulutnya. Soo Hee meminta maaf.

Manager Moon mengabarkan pada semua agent kalau Michael Chang telah tiba dan mereka berkumpul pada sebuah meja dan bersiap-siap. Gun Woo yang melihat semua orang menjadi tegang lalu bertanya-tanya orang sehebat apa Michael Chang itu.

40

41

Sung Ae (entah bagaimana caranya) berhasil berdansa dengan Michael Chang, mereka saling memuji kemampuan berdansa satu sama lain. Sayang sekali saat Sung Ae akan menukar pin pada dari Michael, dia gagal saat Michael mendapatkan sebuah notifikasi dari smartwatchnya dan dia akhirnya pergi.

42

Kali ini giliran Soo Yeon yang berdansa dengan Michael. Dengan Soo Yeon dia terlihat lebih santai bahkan sampai memuji kalau Soo Yeon sangat cantik. Karena Soo Yeon tidak bisa bicara bahasa Cina, Michael Chang kemudian berbicara dengan bahasa Korea dan membuat Soo Yeon terkesima dengannya.

“Kau terlihat sangat gugup.” Kata Michael.

“Aku tidak bisa berdansa. Kau bisa melihatnya sendiri. Aku minta maaf.” Kata  Soo Yeon.

Michael bahkan menanyakan nama Soo Yeon dan mengatakan kalau ‘Miss Soo Yeon. Please relax.’ (ini saya yang lihat scene ini gemes-gemes sendiri lihat tatapan matanya Chen Bolin yang berperan sebagai Michael). Michael mengatakan kalau Soo Yeon tidak cocok untuk hal seperti ini karena dia berbeda dari yang lain. Soo Yeon bertanya apakah dia tidak menyukai Soo Yeon. Michael hanya menjawab kalau terkadang menjadi berbeda itu bagus.

42

44

Michael bahkan bisa tertawa seperti ini dan mengatakan kalau Soo Yeon sangat menarik. Dalam hatinya, Soo Yeon menduga-duga apakah Michael sudah menyukainya dan apakah dia menganggapnya semacam permainan.

Michael bertanya apakah Soo Yeon datang kesini bersama pacarnya, Soo yeon membantah dan balik bertanya siapa wanita yang tadi datang bersamanya, wanita itu cantik.

“Dia adalah pacarku. Tapi karena dirimu, aku telah putus dengannya.” Jawab Micahel dalam bahasa Inggris.

“Kau bajingan.” Kata Soo Yeon dalam hatinya.

“Lalu apakah kau mau datang ke kamarku?” tanya Michael. Soo Yeon terlalu bodoh dan bertanya apa maksud Michael.

45

Michael menarik Soo Yeon mendekat dan membisikkan nomor kamarnya “2201” katanya.

Soo Yeon dan Gi Tan bertemu. Gi Tan memarahi Soo Yeon yang tetap akan datang ke kamar Michael Chang karena mereka tidak tahu apa yang akan dilakukan Michael padanya karena dia adalah orang jahat. Tapi Soo Yeon tetap akan menukar pin mereka dan tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini.

Soo Yeon datang dan menekan bel ruangan Michael Chang setelah sebelumnya sempat ragu-ragu. Michael menyambut Soo Yeon dengan senang dan mempersilahkannya masuk ke suitenya. Michael memberikan Soo Yeon minuman favoritnya, tapi saking gugupnya, Soo Yeon langsung meminumnya padahal Michael menunggu untuk toast dengannya. Hahaha.

Michael tidak jadi minum dan malah duduk mendekat pada Soo Yeon. Soo Yeon yang gugup lalu menjauh sampai ia berada pada ujung sofa dan tidak bisa menjauh lagi.

46

Di ruang kontrol, semua orang panik karena sudah 30 menit dan Soo Yeon masih bersama Michael Chang. Gi Tan dan Gun Woo menawarkan diri untuk masuk ke suite-nya Michael. Manager Moon mengizinkan mereka dan meminta mereka untuk berhati-hati dan jangan sampai dia curiga.

Gi Tan dan Gun Woo datang ke ruangan Michael dengan menyamar sebagai petugas kebersihan hotel. Sedangkan di dalam suite-nya, Michael terus mendekati Soo Yeon membuat Soo Yeon semakin gugup sampai menumpahkan sampanye yang sedari tadi masih dia pegang. Soo Yeon meminta maaf karena dia sangat gugup. Michael mengatakan kalau Soo Yeon memang sudah gugup sejak saat dia menari. Dia kemudian pergi untuk mandi dan menawarkan pada Soo Yeon apakah dia ingin mandi, tapi Soo Yeon menolak.

Gi Tan dan Gun Woo datang dan menekan bel. Michael Chang langsung curiga. Soo Yeon menawarkan diri untuk membukakan pintu dan terkejut saat dia melihat Gi Tan dan Gun Woo yang datang. Michael Chang bertanya siapa yang datang, tapi Soo Yeon tidak menjawab apapun. Michael lalu berjalan ke arah pintu dan … bersambung.

47

 

Pada episode 7, Soo Yeon kelihatannya berhasil dengan misinya menukar pin, karena dia memiliki kesempatan untuk jalan-jalan bersama Michael. Gun Woo dan Gi Tan masih mengawasi Soo Yeon sampai mereka harus berakting sebagai pasangan homo saat Michael akan menghampiri mereka. Gi Tan mengatakan kalau orang tuanya sudah meninggal. Dan saat itu Byun Il Jae datang dan menatapnya terkejut.

Apakah Gi Tan membuka jati dirinya pada episode 7?

 

Episode yang dibintangi cameo kita sebagai Michael Chang mungkin hanya akan ada sampai episode 7. Jadi mungkin next episode saya akan post sinopsis dengan lebih banyak gambar Michael Chang. Hahaha. Well see you on 7th episode readers.. ^^

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s